Selasa, 11 Juni 2013

Rintik Pertama



Untuk-Mu,
yang menitahkan mendung di tirai langit untuk melahirkan kanak-kanak hujan.

... dan di sinilah hamba, mengatupkan kedua tangan, merapal do'a serupa mantera tak berkesudahan, tentang pinta tak kenal halang.

... kehidupan menjelma ayat-ayat tak terselesaikan tanpa amin di penghujung harapan, namun selayaknya tiada yang menjadikan ada, hamba percaya akan malam bermahkota cahaya.

Untuk 2 kota 2 negara 2 nama,
Negeri Pahang & Pulau Batam - Malaysia & Indonesia - Aya & Hawa.

... terima kasih telah menempa daku menjadi seorang perempuan dengan rupa-rupa perangai. Puan Hujan, gelar kusemat di badan.

Untuk Separuhku,
perempuan bernama Hawa,

... ada jarak ribuan batu yang memisahkan dikau dan daku, tapi Pesanggrahan Hujan ini, kubina untukmu

Untuk 2 permata hatiku, 
anak-anak hujanku (Dhimas & Chacha).

... mari belajar mencintai hujan.


NB: Gambar diambil dari Google

2 komentar:

  1. puan hujan, separuh jiwaku
    peluk aku dengan rinaimu
    dekap aku dan samarkan airmataku

    sejuk hadirmu selalu kutunggu, sayang...
    karena deras rintiknya adalah ungkapan rindumu

    terima kasih untuk hadiah terindah ini, hujanku
    I Luv You.. #hugs

    BalasHapus
  2. Rain, Separuhku.

    Maafkan aku jika belum sempat menyulam jalinan kata yang baru. Kau hanya perlu menunggu sedikit lebih lama, sepertinya.

    I Love You, too, My Other Half #hugs

    BalasHapus